Kacamata Kehidupan

20120405-233701.jpg

Kacamata ibarat cara pandang kita terhadap dunia. Mata hanya bisa melihat dunia melalui kacamata. Lalu apa itu kacamata kehidupan ???

Kacamata seseorang tergantung pada sudut pandangnya. Sudut pandangnya dipengaruhi oleh banyak hal termasuk pendidikan, pengalaman, keyakinan, dan tentunya petunjuk Tuhan. Kacamata setiap orang bisa berbeda satu sama lain. Kacamata kita bisa saja salah dan benar dan perwujudannya adalah pada tindakan kita. Kebenaran fokus kacamata tergantung stas kacamat yang kita miliki.

Seseorang yang sadar akan kehidupan akan melihat dengan kacamata rasional. Seseorang yang tidak sadar akan kehidupannya akan menjadikan hidupnya hanya mengikuti bagaimana alur dunia. Terombang-ambing atas ombak pergolakan dunia. Seakan-akan kacamata kita seperti kacamata kabur sehingga kita dituntun oleh orang lain. Kita tidak mempunyai pegangan karena kacamata kita semakin kabur karena kotor.

Kacamata kita akan semakin bersih jika selalu dibersihkan. Kacamata dibersihkan dengan cara memperkuat pengetahuan akan keberadaan ada dan tidaknya Tuhan, meyakini keberadaan Tuhan, mengasah dengan menjalankan perintah Tuhan, mensikapi segala ujian Tuhan sebagai pengalaman, dan selalu melakukan evaluasi kesalahan dengan bertobat. Kacamata kita yang kotor kena debu setiap waktu akan menjadi bersih setiap waktunya.

Eiiits… Jangan berhenti dahulu, siapa tahu kita menggunakan kacamata yang salah. Oleh karenanya, mungkin Kita harus meminjam kacamata lain. Meminjam artinya kita mencoba melihat dunia dengan kacamata berbeda sehingga dapat membandingkan mana kacamata yang benar. Meminjam kacamata agar kita menjadi rasional dalam melihat kehidupan sehingga kita yakin untuk menggunakan kacamata Tuhan.

Alhamdulillah, saya menggunakan kacamata Islam sebagai hasil perjalanan hidup. Semoga Alloh SWT meridlai kehidupan kita dan menjadikan kita mati dalam keadaan khusnul khatimah. Amiin

One Comment:

  1. Like!! Really appreciate you sharing this blog post.Really thank you! Keep writing.

Leave a Reply