Tekanan Darah Rendah vs Tekanan Darah Tinggi

Tertarik untuk posting Tekanan Darah Rendah vs Tekanan Darah Tinggi, bagaimana tidak? kedua hal ini bertentangan, namun apakah keduanya dihindari ternyata ada satu hal yang menarik untuk keduanya yaitu Puasa dan pola hidup sehat. Berikut ini adalah penjelasan masing-masing keduanya.

Tekanan Darah Tinggi

kondisi saat tekanan darah seseorang mencapai 140/90 mmHg. Normalnya, tekanan darah pada orang yang sehat berkisar antara 90/60 mmHg sampai 120/80 mmHg.

Ketika hasil pengukuran tekanan darah melebihi kisaran normal, maka dapat dibagi menjadi kategori sebagai berikut:

  • Warning: Tekanan darah yang berkisar antara 120-139 untuk angka sistolik atau 80-89 untuk tekanan diastolik.
  • Hipertensi tahap 1. Jika tekanan sistolik Anda 140-159 atau tekanan diastolik 90-99.
  • Hipertensi tahap 2. Pada saat tekanan sistolik 160 atau lebih tinggi atau tekanan diastolik 100 atau lebih tinggi.
Prinsip
1. Jaga berat badan
2. Berolahraga
3. Kurangi konsumsi garam
4. Makan makanan yang sehat
5. Berhenti merokok
6. Beraktivitas di luar ruangan
Pola Hidup
1. Makan buah bit, pisang
2. Minum susu rendah lemak dan yogurt
3. Masak pakai rempah-rempah
4. Ngemil dark chocolate
5. Oatmil
6. Makan ikan dan minyak zaitun
7. Angkat beban
8. Khusyuk beribadah
9. Puasa
Contoh olahraga sederhana yang bisa Anda lakukan untuk mengendalikan tekanan darah adalah:
1. Naik turun tangga
2. Jalan kaki cepat
3. Jogging
4. Bersepeda
5. Berenang
6. Menari
30 menit sehari, 3-5 hari/ minggu, 150 menit dalam seminggu
Menerapkan Pola Makan Sehat
Ada empat prinsip utama pola makan DASH, yaitu :
1. Tingkatkan asupan nutrisi dari biji-bijian utuh, ikan, unggas, dan kacang-kacangan.
2. Perbanyak juga konsumsi buah, sayur, dan produk susu rendah lemak.
3. Kurangi garam, makanan dan minuman manis, serta daging merah.
4. Kurangi juga makanan yang tinggi lemak jenuh, kolesterol, dan lemak trans.
Mengenali Makanan Pemicu Hipertensi
1. Kopi
2. Daging dan makanan olahan (Kedua jenis makanan ini kerap diolah dengan cara diawetkan dengan menggunakan garam.)
3. Acar
4. Saus kalengan
5. Kulit ayam dan makanan berlemak lainnya
Tekanan Darah Rendah

Tekanan Darah Rendah adalah

Tekanan darah rendah dapat berarti sebagai tanda tidak cukupnya darah yang mengalir pada otak dan organ vital lainnya,

sehingga dapat menyebabkan beberapa gejala seperti:

  • Kepala pusing atau badan terasa ringan
  • Pingsan
  • Penglihatan kabur
  • Detak jantung lebih cepat dari normalnya dan iramanya menjadi tidak teratur
  • Merasa kebingungan
  • Mual atau merasa tidak enak badan
  • Lemah
  • Merasa kedinginan
  • Kulit pucat (pucat karena sakit)
  • Merasa haus atau dehidrasi (dehidrasi juga bisa menjadi penyebab tekanan darah menurun)
  • Susah fokus atau berkonsentrasi
1. Tekanan darah rendah postural
Jenis tekanan darah postural adalah hal yang umum, disebabkan oleh perubahan posisi. Biasanya terjadi ketika Anda buru-buru berdiri dari posisi duduk atau habis berbaring tiduran.
Ketika hal ini terjadi, Anda akan mengalami ciri tekanan darah rendah:
– Kepala pusing
– Tubuh terasa ringan seperti melayang
– Pandangan kabur
– Parahnya Anda bisa sampai pingsan
2. Tekanan darah rendah postprandial
Tekanan darah postprandial adalah kondisi yang unik, karena tekanan darah ini terjadi setelah makan. Mengapa bisa begitu, bukankah seharusnya setelah makan kita malah berenergi karena mendapatkan nutrisi lebih?
Penyebab tekanan darah rendah
1. Anda sedang hamil
2. Penyakit jantung
3. Hormon yang berubah
4. Dehidrasi
5. Sedang mengonsumsi obat-obatan
Bagaimana mencegah dan mengatasi tekanan darah yang rendah?
1. Meningkatkan asupan cairan
2. Meningkatkan asupan natrium (garam)
3. Hindari minuman beralkohol
4. Periksa obat-obatan Anda
5. Hindari terlalu lama berdiri
6. Gunakan kaos kaki kompresi
7. Minum obat-obatan
Makanan untuk yang Ber-Tekanan Darah Rendah
1. Semangka
2. Lemon
3. Buah bit
4. Timun
5. Tomat
6. Wortel
7. Seledri
8. Bayam
9. Buah-buahan olahan
dikutip dari berbagai sumber seperti aloo dokter dan lain-lain.

Comments are closed.